Nikmatnya Kopi Sangrai Yang Tiada Duanya

Nikmatnya Kopi Sangrai Yang Tiada Duanya - Kopi merupakan salah satu minuman favorit masyarakat Indonesia. Tak hanya kaum adam saja, kaum hawa pun saat ini banyak yang menggandrungi minuman kopi ini. Tahukah anda, sebelum menjadi minuman lezat, kopi ini telah melewati proses yang panjang. Salah proses yang penting yaitu menyangrai kopi. Sebelum membahas lebih jauh, mari kita simak penjelasan mengenai kopi sangrai berikut ini.

Nikmatnya-Kopi-Sangrai-Yang-Tiada-Duanya

Apa Sih Kopi Sangrai Itu?

Kopi sangrai atau roasted coffee merupakan kopi yang melalui proses pemanggangan atau penyaringan biji kopi yang belum matang alias masih mentah (green coffee beans), lalu biji kopi mentah ini dimasak hingga tingkat kematangan sesuai selera kita.

Baca Juga: Yang Harus Anda Ketahui tentang Kopi Sangrai

Proses sangrai ini memiliki fungsi agar memunculkan rasa asli dari biji kopi itu sendiri sehingga memiliki rasa lebih nikmat. Semakin lama proses sangrai maka biji kopi akan semakin gosong. Nah, semakin gosong kopinya maka aroma khas dan karakter asli kopi akan semakin semerbak. 

Tiga Level Kopi Sangrai

Dalam proses menyangrai kopi, terdapat tiga level. Level ini meliputi light roast, medium roast, dan dark roast. Berikut penjelasan tiga level tersebut.

Level Light Roast

Pada level light roast, biji kopi mempunyai warna yang lebih cerah jika dibandingkan dengan level lain. Umumnya biji kopi sangrai level ini berwarna coklat muda agak kekuningan. Level ini mempunyai ciri-ciri seperti nutty, body rendah, acidity tinggi dan sweetness tinggi.

Level Medium Roast

Pada level medium roast, biji kopi mempunyai warna yang agak lebih gelap daripada biji kopi level light roast. Level ini mempunyai ciri-ciri seperti body balance, nutty balance, acidity balance, dan sweetness balance.

Level Dark Roast

Pada level dark roast, biji kopi mempunyai warna yang paling gelap jika dibandingkan dengan level lainnya dan cenderung berminyak. Level ini mempunyai ciri-ciri body dan sweetness.

Fase Menyangrai Kopi

Tingkat cita rasa kopi dipengaruhi oleh beberapa hal termasuk proses sangrai kopi itu sendiri. Karakter biji kopi, proses perubahan warna dan kandungan air pada biji kopi juga akan berpengaruh. Memproses kopi sangrai ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Oleh karena itu kita perlu mempelajari fase menyangrai kopi agar tingkat kematangan biji kopi sesuai keinginan kita. Fase menyangrai kopi akan dijelaskan sebagai berikut.

Fase Pengeringan

Fase pertama yaitu drying atau pengeringan. Biji kopi mentah biasanya mengandung 7-11% air yang dibagi secara rata di seluruh struktur biji kopi. Biji kopi tidak akan berubah menjadi kuning atau cokelat jika kandungan airnya masih ada. Jadi tahap ini akan menghilangkan kandungan air pada biji kopi. Pada fase ini akan membutuhkan panas yang cukup besar untuk mengeringkannya.

Fase Penguningan

Fase kedua yaitu yellowing atau penguningan. Setelah fase menghilangkan kandungan air, biji kopi akan bereaksi dengan berubahnya warna biji kopi menjadi menguning. Pada fase ini biji kopi mulai mengeluarkan aroma. Lalu biji kopi akan mulai mengembang. Pada biji kopi yang kulitnya tipis maka akan mengelupas. 

Fase Pecahan Pertama

Face ketiga yaitu first crack atau pecahan pertama. Pada tahap sebelumnya biji kopi akan semakin menguning, hal ini terjadi karena ada percampuran karbon dioksida dengan air yang menguap dalam biji kopi tersebut. Ketika kedua zat ini mengalami penekanan sehingga menyebabkan biji kopi pecah. Pecahan ini berbunyi seperti bunyi kacang yang pecah.

Fase Pecahan Kedua

Setelah mengalami pecahan pertama, bij kopi akan bertekstur lebih lembut pada permukaannya akan tetapi belum merata. Lalu kopi akan mengalami pecah untuk kedua kalinya. Bunyi pecahan kedua ini lebih lembut daripada pecahan pertama. Pada fase ini, minyak alami kopi akan muncul ke permukaan biji kopi. Pada fase ini, banyak karakter acidity kopi yang telah hilang sekaligus munculnya rasa jenis yang baru berkembang.

Apa Sih Tujuan Dan Fungsi Menyangrai Kopi?

Biji kopi yang sudah dipanen terlebih dahulu harus melewati proses yang cukup panjang sebelum akhirnya bisa dikonsumsi. Para pecinta kopi tidak hanya ingin meminum kopi begitu saja, akan tetapi mereka menginginkan sensasi dan karakter kopi yang diinginkan. Nah untuk itu mari kita simak penjelasan mengenai tujuan dan fungsi menyangrai kopi.

  1. Menemukan cita rasa atau karakteristik yang dimiliki biji kopi.
  2. Berupaya menghilangkan cita rasa pembakaran negatif.
  3. Agar rasa biji kopi lebih maksimal.
  4. Untuk meminimalkan kandungan karbon dioksida yang kadang masih tertinggal.

Tahapan Membuat Kopi Sangrai Di Rumah

Ternyata membuat kopi sangrai bisa kita lakukan sendiri di rumah. Walaupun yang menjual biji kopi sangrai banyak kita temukan, tapi sensasinya tidak seperti buatan sendiri Ternyata jauh sebelum mesin kopi sangrai ditemukan, banyak masyarakat berbagai Negara yang menyangrai kopi secara manual di rumah. Pada tahun 1950-an negara Finlandia menjadi salah satu negara yang membuat kopi sangrai di rumah merupakan adat masyarakat setempat. Berikut ini akan disajikan tips langkah-langkah membuat kopi sangrai di rumah.

Biji Kopi Mentah 

Hal yang pertama disiapkan yaitu kita membeli biji kopi mentah. Tidak harus berkilo-kilo kita membelinya, cukup disesuaikan dengan kebutuhan kita saja. Misalkan membeli 500 gram telah cukup untuk memulai mempraktikkan menyangrai kopi di rumah.

Metode Sangrai

Menyangrai biji kopi jaman modern ini telah hadir mesin kopi sangrai. Penggunaannya yang mudah dan efisiensi waktu yang cepat selesai menjadi unggulannya. Akan tetapi jika kita tidak memiliki alat tersebut, kita bisa menggunakan kompor atau oven. Akan tetapi penggunaan alat manual ini akan membutuhkan waktu yang sangat lama.

Menentukan Level Sangrai

Sebelum menyangrai biji kopi, kita harus terlebih dahulu mempelajari tentang level-level dalam menyangrai biji kopi. Kita bisa memilih level light roast, medium roast atau dark roast sesuai jenis biji kopi dan selera kita. 

Suhu Sangrai

Tidak berbeda dengan menentukan level sangrai, saat kita menggunakan alat sangrai elektrik maka akan memudahkan kita untuk mengatur suhu. Misalnya akan menyangrai 50 gram biji, jika dimulai pada suhu 250 derajat, saat warna biji kopi mulai berubah kecokelatan suhu mesin sangrai harus diturunkan. Hal ini dilakukan agar suhu dalam mesin harus selalu terjaga agar kematangan biji kopi dapat merata. Fase sangrai ini akan terlihat jelas yang dimulai dari fase drying atau pengeringan, lalu fase yellowing atau penguningan, dan fase first crack atau letupan pertama.

Tahap resting

Tahap resting atau pengistirahatan ini berarti saat biji kopi selesai, maka akan didiamkan dalam sebuah wadah guna menormalkan suhu biji kopi tersebut. Kita bisa membiarkan begitu saja atau bisa juga dengan bantuan kipas angin.

Menikmati kopi

Kopi yang disajikan setelah baru saja disangrai dengan yang telah lama disangrai memang memiliki sensasi yang berbeda. Kita akan menemukan kelezatan pada kopi yang baru saja selesai disangrai. Setelah biji kopi disangrai maka haluskan hingga menjadi bubuk kopi sangrai yang siap disajikan di pagi hari.