Olahan Kopi Harum Khas Kopi Aroma

Olahan Kopi Harum Khas Kopi Aroma - Menikmati kopi menjadi salah satu cara untuk membuat rileks tubuh dan pikiran. Bahkan bagi beberapa orang kopi dijadikan sebagai rutinitas tersendiri mengingat kandungan kafeinnya yang mampu membuat pikiran seakan terasa segar. Ada juga beberapa orang yang bahkan sampai menilai karakteristik tiap-tiap kopi yang dia nikmati. Baik kopi nusantara, maupun mancanegara. 

Olahan-Kopi-Harum-Khas-Kopi-Aroma

Seiring berjalannya waktu, dunia perkopian semakin berkembang dengan pesatnya. Dulu yang hanya sekedar menikmati kopi secara dengan cara roasting manual secara sederhana, kini semakin beragam alat dan jenisnya. Mulai dari yang harganya murah hingga yang harganya mahal yang tentu tergantung kualitas dan cara pengolahan biji kopinya. Namun tenang saja, tidak perlu khawatir. Anda tetap bisa menikmati kopi berkualitas tinggi dan tentunya harga terjangkau. Kopi Aroma solusinya! 

Kopi dan Pencerdasan Umumnya

Sebelum membahas tentang produk Kopi Aroma, tentu perlu adanya pencerdasan terkait kopi secara umumnya. Berbicara tentang kopi tentu yang ada di pikiran adalah sosoknya yang hitam dan pahit. Namun, itu hanya sebagian karakteristiknya saja. Ada karakteristik lain yang membuat menikmati kopi menjadi hal indah. 

Baca Juga: Fakta Kopi Aroma, Kopi Terkenal yang Perlu Kamu Tahu

Tiap biji kopi memiliki sifat keasaman dan tingkat warna yang cenderung berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh letak geografis dari pohon kopi itu ditanam atau hal eksternal lainnya baik iklim maupun PH tanah. Selain itu faktor yang dinilai menjadi hal penting penentu karakteristik kopi adalah cara menyangrai nya (roasting) biji kopi. Semakin lama biji kopi disangrai maka akan semakin pahit dan hitam kopi tersebut. Dilihat dari tingkatan proses penyangraian, terdapat tiga kategori yaitu light, medium dan dark. Sebagai saran, alangkah baiknya kopi tidak disangrai terlalu dark karena akan menghilangkan karakteristik biji kopi tersebut.

Setelah mengetahui sedikit tentang karakteristik kopi, kurang lengkap apabila tidak membahas jenis-jenisnya. Secara umum, kopi dibagi menjadi dua penggolongan antara lain arabika dan robusta. Arabika dan robusta ini bisa jadi berasal dari satu jenis biji kopi yang sama. Namun, yang membedakan adalah proses-proses yang dilaluinya sebelum kopi diseduh.

Arabika cenderung memiliki rasa yang lebih halus dibandingkan dengan robusta. Kopi jenis ini juga menjadi yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia mengingat tingkat kepahitannya cukup rendah. Hal ini disebabkan oleh kadar kafein dari arabika yang lebih rendah daripada robusta. 

Jenis Robusta memiliki tingkat keasaman dan kafein yang tinggi. Hal yang menjadi nilai plus pada kopi golongan ini adalah aroma yang ditawarkan dari tiap-tiap bijinya. Setiap biji yang berbeda memiliki sifat atau karakteristik uniknya masing-masing. Ini juga menjadikan para penikmat kopi non-amatir tertarik untuk menjelajahi tiap daerah asal biji kopi berada. Bahkan hanya sekedar menikmati kopi khas daerah tersebut.

Kopi Aroma Bandung

Nah setelah mengetahui seluk beluknya, mari kita ulas salah satu produsen andalan kopi yaitu Kopi Aroma Bandung. Kopi Aroma ini merupakan usaha rumah tangga (home-industry) yang menjual kopi biji dan bubuk dalam jumlah terbatas. Kopi Aroma ini telah berdiri sejak tahun 1930 oleh Tan Houw Sian di Bandung. Tan Houw Sian merintis Kopi Aroma dimulai dengan melayani kebutuhan kopi pelanggan di sekitar tempat tinggalnya, termasuk pula orang Belanda dan Jepang yang pada saat itu menetap di Bandung.

Saat ini, Kopi Aroma dilanjutkan oleh generasi kedua yaitu Bapak Widya Pratama dan istrinya. Belia uterus berupaya mengembangkan bisnis keluarga ini baik dari segi produksi maupun pemasaran sehingga dikenal lebih luas lagi oleh konsumen di dalam maupun luar kota Bandung. Kopi Aroma Bandung ini telah dikenal menjadi salah satu produk kopi yang memiliki keharuman khasnya. Sangat cocok bagi anda pecinta kopi nusantara serta untuk oleh-oleh apabila sedang berada di Bandung.

Bapak Widya Pratama selaku pemegang kendali atas kualitas Kopi Aroma ini sangat menjunjung tinggi nilai positif dalam bisnisnya. Menghasilkan kopi harum dan cocok bagi penikmatnya menjadi tujuan utama. Tentu menjadi tantangan tersendiri bagi beliau untuk menghasilkan olahan kopi yang harum. Selain itu, pada pemasarannya juga cukup terjangkau dan sangat menjunjung tinggi nilai kejujuran. Dengan harga yang mampu bersaing pula produk Kopi Aroma ini diharapkan menjadi kopi yang aman bagi lambung penikmatnya. 

Secara garis besar cara pengolahan Kopi Aroma juga dilakukan oleh orang terpilih atau hanya secara turun-temurun. Tentu cara pengolahan anata arabika dan robusta dibedakan meskipun memiliki jenis  biji yang sama. Mulanya, kopi mentah dipilih langsung dari kebun kopi Indonesia mulai dari Sumatera, Jawa, Sulawesi dan Nusa Tenggara. 

Kopi mentah atau biji kopi hijau disangrai hingga menjadi matang kemudian digiling menjadi kopi bubuk. Biji kopi hijau terlebih dahulu dijemur di bawah sinar matahari. Selanjutnya, kopi mentah dilanjutkan dengan proses penuaan selama 8 tahun sehingga rasa asamnya berkurang (tidak lagi kecut), kafeinnya berkurang serta kopi menjadi lebih harum. Dalam proses ini kemudian menghasilkan produk kopi arabika. Adapun ciri khas dari produk ini adalah memiliki kandungan asam yang lembut, harum, rendah kafein dan pastinya sangat cocok bagi segala usia. 

Sementara untuk proses pembuatan kopi robusta, kopi mentah dituakan selama 5 tahun. Adapun ciri khas dari produk ini adalah keunggulannya di rasa pahit dan tinggi kafein. Sangat cocok bagi para penikmat kopi nusantara, yang memburu aroma kopi khas Kopi Aroma.  

Setelah biji kopi mengalami proses penuaan, biji kopi disangrai (roasting) dengan mesin sangria berbahan bakar kayu karet. Hingga saat ini, kopi aroma hanya menggunakan mesin sangrai buatan Jerman yang telah berumur 90 tahun. Hal ini menjamin kualitas bubuk kopi yang konsisten.

Melihat cara mengolah kopi ini juga masih dipertahankan menggunakan proses tradisional, tanpa menggunakan bahan kimia maupun bahan tambahan. Bapak Widya Pratama dan keluarga turun langsung mengolah Kopi Aroma dan menjual langsung di kediamannya sendiri. Adapun lokasinya yaitu di Jl. Banceuy No. 51,  Bandung. 

Sebagai konsumen, anda perlu kehati-hatian dalam memilih Kopi Aroma di pasaran. Kopi aroma ini tidak membuka cabang dimanapun dan hanya menjual di satu tempat. Pihak toko juga tidak menyediakan sistem COD atau penjualan melalui E-Commerce kecuali reseller. Bagi kalian yang membeli di reseller pun juga perlu waspada dan kehati-hatian ekstra. Apapun kendala yang didapati, tentu itu di luar tanggung jawab pihak produsen Kopi Aroma Bandung. 

Bagi anda yang berminat menikmati olahan kopi aroma, anda sebagai pelanggan disarankan untuk membeli secukupnya. Produsen Kopi Aroma sengaja menyangrai kopi pada hari yang sama dengan hari kopi itu dijual agar pelanggan dapat menikmati olahan kopi yang harum. Kopi yang dibeli disarankan untuk segera dikonsumsi dalam waktu 2 minggu-1 bulan.

Selain itu pembelian setiap pelanggan dibatasi paling banyak 3 kg karena keterbatasan dari pihak produsen. Selamat menikmati olahan Kopi Aroma yang khas dan harum!